Selesai KP Selesai.

Alhamdulillahirabbilalamin, akhirnya kerja praktek telah selesai. 2 bulan yang menyenangkan sekaligus melelahkan telah terlewati. Saya sebut menyenangkan karena kerja praktek di Jakarta 2 bulan yang lalu bisa dikatakan sekaligus liburan panjangggg di akhir semester, di sisi lain melelahkan karena harus membiasakan diri dengan suasana kerja di Kantor. Harus berangkat jam 7 pagi(awalnya menurut saya jam 7 itu udah pagi banget :D ), sampe kantor baca – baca literatur sampe sore, trus diskusi sama pembimbing kerja praktek di kantor, belum lagi waktu itu bertepatan dengan bulan Ramadhan….hausss dan bosan beudd.

Setelah selesai masa kerja praktek, saya dan teman – teman yang lain harus menyusun laporan atau menyerahkan hasil dari kerja praktek selama 1 – 2 bulan kepada perusahaan yang bersangkutan . Hasilnya macem – macem, mulai dari perencanaan sistem informasi, audit perusahaan, dashboard, website, jaringan intranet perusahaan..dll. Rata – rata teman – teman angkatan 2008 termasuk saya mengambil lokasi kerja praktek di luar kota Surabaya.

Nah menurut aturan jurusan sistem informasi ITS yang tercinta yang baru saja dilaunching tahun 2011, mahasiswa kerja praktek wajib mengadakan seminar maksimal 1 bulan setelah waktu kerja praktek selesai, dan harus menghadiri minimal 5 kali seminar sebelum dapat mengajukan pegadaan seminar,.. ya selain itu juga harus membuat buku laporan kerja praktek.

Yah, begitulah kegiatan – kegiatan yang dilakukan pasca kerja praktek. Akan tetapi menurut pendangan saya yang lain, masa – masa kerja praktek itu merupakan waktu dimana kita benar – benar harus saling bekerja sama saling mendukung, dan toleransi satu sama lain, dan biasanya anggota kelompok kerja praktek itu pasti tinggal satu atap dan itu selama kurang lebih 1 bulan.

terutama untuk mereka – mereka yang kerja prakteknya di luar kota. Contohnya kelompok kerja praktek saya yang berlokasi di Jakarta, tepatnya di PT. PLN adalah Indroprasto, Kukuh pratama, dimas aryana, ani rahmadiani, dan Imania daniari, (Coba bayangkan,,2 bulan kami tinggal 1 atap). Bagian terpentingnya adalah masing – masing anggota harus bisa saling membantu, misalnya ketika pertama kali datang ke Jakarta, Alhamdulillah ada kukuh yang dengan rela rumahnya ditempati selama 3 hari tanpa harus membayar sedikit pun, bahkan dikasi sarapan, makan siang, makan malam. (lumayann :D ).

Setelah pindah ke kos2an, ternyata kita butuh itu yang namanya perlengkapan sehari – hari, gayung buat mandi, ember, sprei, obat – obatan, dll. Ternyata eh ternyata, Dimas sudah bawa semuanya, mulai dari koset, obat-obatn, hanger, sprei, macem2 lah,pokoknya peralatan rumah tangga dibawa semua .Akhirnya tercukupi juga lah kebutuhan kita , ya minimal utk hari pertama masuk kos – kosan. Nah, giliran butuh suplai makanan terutama nasi, ada ani sama nia yang bawa magic jar. Jadi ya lumayan bisa masak nasi sendiri atau ngangetin lauk pauk. Dari situ, alhamdulillah yaa…saya dan yang lain bisa survive dan cukup menghemat pengeluaran .Lha untuk saya sama Indro ya cukup membantu dengan doa dan zikir agar kerja prakteknya lancar :) )

Beberapa saran saya bagi yang akan melakukan kerja praktek

-Coba dikoordinir angkatannya, minimal ada data mengenai lokasi dimana teman – temannya kerja praktek jadi memudahkan komunikasi kalau – kalau ada apa2.

-Usahakan untuk memberikan semacam souvenir kepada perusahaan. Kalau tidak bisa ya minimal menjaga sikap ketika berada di perusahaan.

-Jangan lupa teraweh kalo lagi bulan puasa :) )

-Jangan lupa rekreasi dan beli oleh buat keluarga..hahaha

Sedikit berbagi pengalaman, mudah mudahan bermanfaat

-zein-

Pengen KP di Pertamina UPms V Surabaya? Baca dan Dengerin juga info berikut bro…

Akan sangat bersyukur sekali apabila anda memiliki kerabat, atau bahkan keluarga anda yang sudah bekerja di UPms V Surabaya. Tidak hanya di sini, mungkin di beberapa tempat KP yang kompleks dan tergolong besar akan sangat memberikan keuntungan bagi anda untuk lolos administrasi KP sebagai mahasiswa Magang secara langsung. Istilahnya, gak perlu tanya-tanya bagian Human Resource yang ada di sana setiap hari, bahkan hingga mendatangi instansinya. Tapi kalau menurut kami, alangkah lebih baik apabila anda coba-coba terlebih dahulu masuk ke instansi KP (impian) anda dari jalur depan, supaya anda merasakan susahnya memastikan apakah anda sudah 100% diterima di instansi tersebut, setidaknya anda telah membuktikan untuk diri anda sendiri bahwa anda adalah mahasiswa/i yang mandiri dan setidaknya mampu serta lolos mencari lokasi KP dengan darah dan keringat anda sendiri, hehehe. Tapi apabila anda sudah berada dalam kondisi kepepet (20 hari sebelum hari KP belum ada kepastian misalnya), pilihan jalur “kerabat dan keluarga” selayaknya untuk anda ambil. Kalau anda tidak punya kerabat di saat-saat terakhir, IDL dah…

Continue reading

Anda Berniat KP ke Pertamina Jagir Surabaya? dijamin tubuh anda bugar…

Kita flash back dulu dengan niat anda KP, apa niat anda? Kalau memang jalan-jalan, cocok juga sebenarnya, tapi biasanya anda bertugas sebagai tour guide dari kawan-kawan KP, khususnya yang dari Univ luar kota Surabaya yang ngidam pengen jalan-jalan di Surabaya dan sekitarnya (maklum katrok). Tapi jelas gak asik kalau anda memang berniat demikian, karena anda tidak mendapatkan hal baru. Kalau niat anda adalah pure KP (super fokus gak tengok kanan kiri, acuh tak acuh), jelas Pertamina Jagir Surabaya gak cocok Buat anda, soalnya di sini lebih cocok buat anda yang hobi kura-kura (kuliah rapat).

Kalau anda adalah pecinta kura-kura (kuliah rapat), tapi anda sangat merindukan Olah Raga karena sudah lama banget tidak menikmatinya (setelah bertahun-tahun pusing dengan urusan keorganisasian), Ennnaaah…di sini cocok banget, mau olah raga, cari keringat, atau terobsesi dengan tubuh yang ideal, ada broooo. Di sini ada banyak sarana olah raga yang dapat anda nikmati sepulang KP. Yang anda persiapkan hanya tiga, dua juga boleh. Yang anda persiapkan adalah: baju bebas, celana olah raga, dan sepatu olah raga. Kalau gak punya sepatu olah raga, nyeker juga boleh bro. Just it…untuk peralatan olah raga, semuanya tersedia lengkap di sana, jadi anda tidak perlu khawatir atas ketidakmbondoan anda, hahahaha (soalnya saya juga masih paham ketidakmbondoan alias memang faktanya gitu, hehehe).

Fasilitas-fasilitas yang ada di sana adalah sebagai berikut:
Continue reading

balajar dan berbagi dalam KP (bag.1)

Setelah sekian lama menunggu dengan harap-harap cemas karena tak kunjung mendapat informasi teknis kerja praktek, akhirnya saya dan teman sekelompok saya (Austianingrum Fawzy atau dikenal dengan Asti) ‘nekat’ langsung berangkat tanggal 27 Juli 2011 lalu menuju target lokasi. Sesuai dengan kepastian yang kami terima melalui email, kami akan mulai menjalani Kerja Praktek di Bank Indonesia kantor pusat di Jakarta pada tanggal 1 Agustus 2011. Bisa dikatakan kami termasuk kloter-kloter akhir bila dibandingkan dengan teman-teman yang lebih dulu menjalani kerja praktek di perusahaan yang dituju masing-masing. Padahal kami sudah merencanakan di proposal yang kami ajukan itu tanggal 1 Juli hingga 15 Agustus 2011, akhirnya diterimanya tanggal 1 Agustus hingga 15 September 2011. Walaupun demikian, saya percaya rencana Allah SWT jauh lebih indah dari rencana kita, jadi tetap positive thinking saja. Selain itu, saya bersyukur sekali karena bisa langsung diterima kerja praktek di Bank Indonesia dan tidak perlu mengajukan proposal ke perusahaan lainnya. Hal itu tak lain karena bantuan ‘orang dalam’ atau dengan kata lain kami berhasil mendapat rekomendasi dari senior kami lulusan SI ITS yang bekerja di Bank Indonesia, beliau bernama Pak Sofyan (mohon maaf saya kurang tau pasti beliau angkatan tahun berapa). Ini poin pertama yang harus diperhatikan untuk teman-teman atau adik-adik yang nantinya juga ingin mewujudkan impiannya untuk bisa kerja praktek di Bank Indonesia Jakarta, yaitu pengajuan proposal melalui link ‘orang dalam’ BI atau orang-orang yang bisa mengusahakan kita diterima kerja praktek di BI, hal tersebut terkait banyaknya pengajuan proposal ke Bank Indonesia, jika kita bisa mendapat rekomendasi maka akan lebih diprioritaskan. Tips untuk poin pertama ini yaitu ajaklah teman yang memiliki keluarga atau saudara yang bekerja di BI untuk satu kelompok dengan Anda. Jalan lain kedua yaitu hubungi kakak senior Anda yang pernah kerja praktek di BI untuk mendapatkan contact person (CP) yang dapat dihubungi lebih lanjut. Jalan lain ketiga yaitu minta informasi dan bantuan dari dosen yang punya anak bimbingan atau mahasiswanya dulu yang saat ini bekerja di BI.

Hari demi hari menunggu hari pertama masuk kerja praktek terlewati sudah, Alhamdulillah hari pertama masuk kerja praktek bersamaan dengan hari pertama puasa Ramadhan. Hmm, berarti semangatnya juga harus dobel ini. Tanggal 1 Agustus 2011, memulai aktivitas dengan senyuman dan rasa syukur, melangkahkan kaki menyusuri jalanan menuju Komplek Perkantoran Bank Indonesia bersama Asti dan 2 teman saya yang sudah KP lebih dulu di BI (Tata dan Nurul). Sesampainya di depan pintu gerbang yang megah itu, saya menyaksikan lalu lalangnya orang-orang yang berdatangan dan bergegas masuk ke dalam gedung, pemandangan dan suasana yang sungguh berbeda yang baru kali ini saya rasakan. Sekedar wawasan saja, Komplek Perkantoran Bank Indonesia itu luas sekali teman-teman, gedungnya ada banyak dan tinggi-tinggi, Subhanallah. Pertama kali, kami memasuki gedung yang disebut gedung Tipikal, karena kami harus menghadap Bu Tita terlebih dahulu untuk mengurus administrasi awal dan instruksi selanjutnya. Bu Tita adalah orang di bagian SDM yang diamanahkan untuk membantu anak-anak Kerja Praktek atau Praktek Kerja Lapangan di BI. Saat keluar dari lift di lantai 12 gedung tersebut dan berjalan menuju sebuah ruangan, kami melihat barisan rekan-rekan yang mengantri untuk mengurus administrasi Kerja Praktek juga. Ternyata kami masih banyak temannya, padahal awalnya saya kira ketika kerja praktek di bulan agustus sampai september rasanya akan sepi karena sudah banyak yang selesai. Ada yang dari SMK dan dari perguruan tinggi lainnya, yang dari ITS kebetulan hanya kami saja yang baru masuk. Kami dipertemukan dengan Lukman, anak SI juga tapi dari Universitas Indonesia (UI), yang pada saat itu sama-sama direkomendasikan oleh orang yang sama dan direncanakan untuk menempati satuan/unit kerja yang sama pula. Selanjutnya, kami dipersilahkan menunggu berkas-berkas yang dibutuhkan untuk diproses terlebih dahulu. Satu jam berlalu hingga kurang lebih 2 jam akhirnya seseorang datang membawa berkas yang disodorkan pada kami untuk dibawa pada Pak Keri (pembimbing KP kami) di ruangan lainnya. Alhamdulillah, kami ditempatkan di Satuan/Unit Kerja Direktorat Teknologi Informasi (DTI) di Gedung Tipikal Lantai 2. Lalu dengan segera kami menuju kesana, namun sayangnya Pak Keri saat itu ternyata sedang ada meeting, akhirnya kami dipersilahkan menunggu lagi di ruangan khusus kerja praktek di sisi lain. Di situ, kami bertemu dengan rekan-rekan dari TC yang berjumlah sekitar 8 orang, Tata dan Nurul juga. Satu jam dan lagi-lagi sekitar 2 jam akhirnya Pak Keri masuk ke ruangan kami dan saat itu beliau hanya berpesan kepada kami bertiga (saya, Asti, dan Lukman) untuk mencari informasi dulu mengenai bidang pekerjaan yang sesuai dengan minat kami yang akan dijadikan materi yang harus dikerjakan dalam kerja praktek kali ini. Kami tidak bergabung menjadi 1 kelompok melainkan 2 kelompok yaitu saya dengan Asti dan Lukman sendirian. Setelah menyampaikan pesan tersebut, lalu Pak Keri ijin untuk melanjutkan meetingkembali  dan kami diminta menemui beliau lagi esok pagi. Alhasil, hari pertama masih belum mendapat pekerjaan yang pasti dari beliau, namun cukup menyenangkan bisa menempati ruangan yang nyaman dengan ACnya yang lumayan dingin pula hingga sore hari dan kembali pulang menuju kost.

—bersambung—

Hari esok harus lebih baik dari hari ini…

Waktu akan selalu tersedia bagi orang-orang yang mau untuk berusaha dan terus berharap segala sesuatunya bisa lebih baik…

Waktu akan terasa berharga saat kita sadar dimana kita berdiri saat ini, lalu mengerti apa yang harus dilakukan untuk sekarang dan selanjutnya, hingga memahami bagaimana cara membuatnya berarti di kemudian hari, lantas bersyukur atas semua itu…

SEMANGAT!!!

-grandysfp-

Gedung Tipikal Komplek Perkantoran Bank Indonesia (di lt.2 gedung ini saya menjalani Kerja Praktek) :)

awalnya dari niat

ini adalah hari ke 17 saya kerja praktek di Jakarta. Sudah banyak cerita yang saya jalani bersama teman – teman satu kelompok. Mulai dari yang nyasar turun dari kopaja, loncat dari busway yang satu ke busway yang lain , sampe dompetnya dimas yang ilang di bandung. Tapi bukan berarti saya udah jalan – jalan sampe bandung, cuma Dimas yang ke Bandung. Tapi yang pengen saya tanggapi bukan deretan cerita – cerita tadi, Saya sedang tertarik dengan fenomena kerja praktek yang berasa seperti liburan,..nah lho?

 

Kerja praktek di jurusan saya, memang dilaksanakan waktu liburan semester, mungkin itu yang mendasari akhirnya temen – temen memilih jalur liburan yang lebih banyak daripada merasakan “feel nya kerja praktek”. Dari beberapa curhatan temen – temen yang secara tidak langsung di fesbuk, ada yang bilang kalo kerja praktek tapi gak ada yang mau dikerjain, atau kerja praktek tapi kok berasa nganggur aja..*ya sama aja lah. Saya pikir – pikir lagi curhatan temen – temen tadi, saya coba bandingkan dengan ruang kerja yang sebenernya. Dan akhirnyaaa….

 

Di ruangan tempat saya kerja praktek pegawainya tidak terlalu banyak sekitar 15 orang. Peraturan kantor mengharuskan pegawainya datang jam setengah 8, ya mereka harus absen sidik jari gitu. Memang 90 % dari mereka datang tepat jam setengah 8 pagi , masuk ruangan , nyalakan komputer, dan buka MOziLLa FiREfox..* agak lebay dikit lah tulisannya. Dan tahukah kalian apa yang terjadi setelah mozilla telah dibuka. Btw, saya beranggapan kalo kalian sudah tahu apa itu mozilla firefox, jadi gak usa dijelasin.. * hari gini, masa gak tau

 

oke, lanjut,

Kebanyakan dari pegawai itu mengakses fesbuk, google, blogger(ya seperti saya ini. saya tulis ini ketika dateng di kantor), detik.com, dll, pokoknya gak ada kaitannya dengan pekerjaan, dan hal itu akan berlangsung sampe sore hari.Ya begitulah adanya. Tapi itu buat pegawai – pegawai yang istilahnya belum memegang jabatan yang terlalu penting begitu,masih baru atau memang lagi bener – bener gak ada kerjaan atau malah gak dikasi kerjaan. Walaupun tidak semuanya seperti itu .

 

Kalo para manajer di ruangan saya kerja praktek sudah pasti sibuk dari mulai dateng sampe sore mau pulang kantor. Manajer – manajer itu mau ada kerjaan atau gak ada kerjaan mereka pasti orientasinya pada perusahaan, biasanya manajer yang kebetulan jadwalnya pagi hari lagi kosong, mereka baca – baca dokumen perusahaan, terus dipelajari, atau membaca literatur – literatur yang mendukung untuk pengembangan perusahaan.

 

Nah dari sini bisa dilihat sebenernya bagaimana suasana bekerja itu nantinya. Tidak setiap saat mungkin kita bakalah dikasi kerjaan, dan tidak setiap saat pula kita akan selalu sibuk dengan semua pekerjaan. Bagi kita yang sedang kerja praktek tinggal milih tu, mau bersikap seperti manajer apa seperti pegawai lainnya. Kalo kita pengen bersikap seperti manajer, artinya ketika gak ada kerjaan, lagi nganggur,atau kita dikasi kerjaan yang tidak terlalu banyak,  coba untuk mempelajari berbagai macam hal tentang perusahaan tempat kita bekerja, mulai dari sistemnya, budayanya, dan apa sajalah. Bisa dengan baca – baca literatur atau paper, atau diskusi dengan orang kantor * tapi bukan satpamnya lho ya

mau yang kayak gini? atau

yang kayak gini.*Pasti milih iniiii…ya iyalah ini manusia itu monyet

 

Mungkin mengajak diskusi ini yang paling susah, biasanya kita merasa gak enak atau malu – malu buat ngajak ngomong orang – orang kantor yang baru kita kenal, * ya sama aja si seperti waktu saya mahasiswa baru, tapi kan udah ada pengkaderan(ospek setahun) masa gak berani ngomong juga

 

terus apa harus tiap hari kita ngajak ngomong tu orang – orang kantor? Ya gak juga lah, ya kita pilih – pilih aja aktivitas yang mungkin kita lakukan, yang paling penting orientasi kita memang pada kerja praktek /mengenal lingkungan kerja.

Buat mereka – mereka yang memang kebetulan gak dikasi kerjaan, ada dua hal yang bisa terjadi, yang pertama, mungkin perusahaan gak percaya dengan penampilan atau pembawaan kita, jadinya ya perusahaan males ngasi kerjaan yang berbobot, atau kita gak dikasi kerjaan ya memang karena gak ada kerjaan..hahaha

Tapi tetaplah bersyukur buat yang gak dikasi banyak kerjaan, kan bisa ,lebih santai dan mengeksplor yang lain.

 

Nah itu kalo kita pengen seperti manajer, mengisi waktu luang dengan hal yang bermanfaat. Tapi kalo pengen seperti pegawai – pegawai yang lain, ya gampang, tinggal buka komputer terus buka fesbuk* serasa seperti liburan…hehehe

 

Sebernya kembali lagi ke niat masing – masing, apa memang benar – benar untuk kerja praktek atau liburan. Yang niatnya memang kerja praktek ya itu lebih baik, tapi kalo niatnya untuk liburan ya gak salah juga, emank waktunya liburan..hahahaha

Buat saya yang salah itu yang gak punya niatan apa – apa. Ambil kerja praktek cuma buat sekedar formalitas ngambil SKS…hahaha

 

 

Ada Rapat di Pertamina Jagir Surabaya?? Wow…

Jika anda berfikir bahwa kerja praktek itu secara umum itu hanyalah melakukan kerja-pulang, lalu kerja lagi, lalu pulang lagi, dst…itu benar. Namun anda akan merasakan hal yang berbeda di Pertamina, tepatnya di UPms V Surabaya. Perbedaan tersebut terdapat pada kegiatan Rapat yang dilakukan minimal dua kali tiap minggunya. Nah…ini cocok bagi kamu-kamu yang cinta banget dengan hobi kura-kura (kuliah rapat-kuliah rapat) di jurusan, fakultas, bahkan Institut. Rapat?? Memangnya apa yang dipermasalahkan saat rapat? Check this out…

Continue reading

Apa yang harus dipersiapkan sebelum KP di Pertamina Jagir Surabaya??? (Pasca Diterima)

Memang pada dasarnya kita memiliki waktu Kerja Praktek (disingkat KP) selama 45 Hari. Waktu tersebut akan terasa kurang dan kesulitan apabila kita tidak memiliki bekal khusus untuk masuk ke sana, karena hampir sepanjang waktu hanya dibuat untuk belajar bahan yang akan kita kerjakan. Tergantung orangnya sih sebenarnya, apakah dia benar-benar jenius kompeten di bidangnya atau tidak, misal dalam hal Ngoding, gak semua orang bisa mempelajari kodingan dengan cepat, namun ada yang memang kompeten di hal-hal tersebut.

Continue reading